Kemenhan Inggris: Kapal Selam Rusia Absen dalam Perayaan Hari AL

Kapal selam nuklir Tula angkatan laut Rusia dalam latihan peluncuran rudal balistik antarbenua, 26 Oktober 2022.(Layanan Pers Kementerian Pertahanan Rusia via AP)

Kementerian Pertahanan Inggris, Jumat (14/7) mengatakan pengumuman Rusia baru-baru ini bahwa kapal selam bertenaga nuklir dari Armada Utara Rusia tidak akan berpartisipasi dalam peninjauan armada pada Hari Angkatan Laut di St. Petersburg, 30 Juli mendatang “kemungkinan besar terutama disebabkan oleh” masalah pemeliharaan dan ketersediaan.

Akan tetapi, kementerian tersebut dalam laporan hariannya mengenai Ukraina itu juga mengatakan ada “kemungkinan yang realistis bahwa masalah keamanan internal setelah upaya pemberontakan Kelompok Wagner telah berkontribusi pada keputusan itu.”

Sementara itu serangan Rusia menewaskan sedikitnya tiga warga sipil Ukraina dan mencederai 38 lainnya, lapor kantor presiden Ukraina hari Kamis (14/7).

Pemerintah di Kyiv mengatakan pasukan Rusia menargetkan 13 kota dan desa di bawah kendali Rusia di wilayah Donetsk, Ukraina Timur, dengan serangan udara, rudal dan artileri berat.

BACA JUGA: Gelombang Serangan Drone Rusia Hantam Kyiv, Sedikitnya 1 Tewas

Di wilayah Zaporizhzhia, yang sebagian juga diduduki Rusia, 21 orang cedera oleh puing-puing drone yang ditembak jatuh Ukraina pada hari Rabu. Ukraina juga mengatakan bahwa kebakaran terjadi di Kherson setelah penembakan oleh Rusia.

Sementara itu, para pejabat Ukraina mengatakan pertahanan udara mereka menembak jatuh 20 drone buatan Iran yang diluncurkan Rusia yang menargetkan wilayah Kyiv. Tetapi mereka mengatakan puing-puing dari drone itu jatuh di empat distrik di ibu kota pada Kamis pagi, menyebabkan dua orang dirawat di rumah sakit karena luka terkena pecahan peluru dan menewaskan beberapa rumah.

Kementerian dalam negeri Ukraina mengatakan para petugas memadamkan kebakaran di apartemen 16 lantai dan kebakaran lainnya di sebuah bangunan nonhunian. Puing-puing drone juga menghantam bagian depan sebuah apartemen 25 lantai.

Gelombang serangan terakhir ini terjadi pada malam ketiga berturutan di mana drone digunakan untuk menyerang Kyiv.

BACA JUGA: Pasukan Rusia Serang Pusat Bantuan di Ukraina Tenggara

Di tempat lainnya, Ukraina mengatakan salah satu serangan rudalnya menewaskan perwira senior Rusia, Letjen Oleg Tsokov, yang memimpin pasukan Moskow menghadapi serangan balasan Kyiv baru-baru ini di Ukraina Selatan.

Ukraina mengatakan Tsokov tewas sewaktu militer Ukraina menyerang kota Berdyansk on pada hari Selasa dengan rudal Storm Shadow yang dipasok Inggris. Kementerian Pertahanan Rusia belum melaporkan tentang kematian Tsokov. [uh/ab]