Tim penyelamat menarik seorang peneliti Amerika keluar dari sebuah gua di Turki pada Selasa (12/9) pagi, lebih dari seminggu setelah dia jatuh sakit parah pada kedalaman 1.000 meter di bawah pintu masuk gua tersebut. Demikian seperti dilansir oleh Federasi Speleologi Turki.
Tim dari seluruh Eropa telah bergegas ke gua Morca di Pegunungan Taurus, Turki selatan untuk membantu Mark Dickey, seorang penjelajah gua berpengalaman berusia 40 tahun yang jatuh sakit parah pada tanggal 2 September karena pendarahan di perut.
Setelah berhasil dibawa keluar gua, penjelajah tersebut mengatakan: “Sungguh menakjubkan bisa berada di atas tanah lagi. Saya berada di bawah tanah lebih lama dari yang diperkirakan, karena masalah medis yang tidak terduga. Saya ingin segera berterima kasih kepada AFAD (badan penanggulangan bencana Turki) yang mengawasi operasi tersebut. Dukungan dari pemerintah Turki telah menyelamatkan saya, tidak diragukan itu.”
Dickey sedang melakukan ekspedisi untuk memetakan gua tersebut, yang merupakan gua terdalam ketiga di negara itu.
Asosiasi Penyelamat Gua Eropa mengatakan Dickey dipindahkan ke rumah sakit setelah pemeriksaan medis di lokasi.
Sekitar 190 ahli dari Bulgaria, Kroasia, Hongaria, Italia, Polandia dan Turki mengambil bagian dalam operasi penyelamatan tersebut, termasuk dokter, paramedis, dan penjelajah gua berpengalaman. [lt/ab]
Forum