Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen mengatakan pada Rabu (16/8) bahwa ia berencana meminta China untuk mengambil sikap yang lebih tegas terkait Ukraina. Ia juga berencana meminta Beijing berbicara kepada Presiden Rusia Vladimir Putin mengenai perang tersebut.
Rasmussen mengatakan kepada Reuters di Shanghai pada awal kunjungan tiga harinya ke China bahwa “Putin tidak mau mendengarkan para pemimpin Eropa, tapi jelas mau mendengarkan China,” untuk itu China harus “angkat suara.”
Rasmussen mengatakan dirinya akan membahas Ukraina dan kerja sama bilateral dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi, ketika keduanya bertemu pada Jumat (18/8) di Beijing. Ia juga akan bertemu dengan Menteri Perdagangan China Wang Wentao pada Kamis (17/8).
Juni lalu, Denmark, pendukung setia Ukraina, meningkatkan jumlah bantuan militernya ke Ukraina hingga lebih dari $3 miliar selama lima tahun ke depan. [rd/rs]
Forum